Wartacakrawala.com – Dalam pengamalan Tri Darma Perguruan tinggi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang seperti biasanya mengadakan KKN (Kuliah Kerja Nyata).
Akan tetapi ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana biasanya KKN diterjunkan secara langsung ketengah-tengah masyarakat akan tetapi pada periode ini dilakukan secara online dari rumah masing-masing.
Hal ini ditunjukkan untuk mensukseskan program pemerintah untuk mengurangi persebaran penularan virus Covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan pada 7 juli- 20 Agustus 2020.
Dalam pelaksanaan KKN pada kali ini UIN Walisongo menitik beratkan pada kegiatan-kegiatan berbasis online seperti membuat poster yang kemudian diunggah ke sosial media sampai mengadakan sebuah webinar yang bisa diikuti dari rumah peserta itu sendiri.
Namun peserta KKN Mandiri Inisiatif Terpadu Dari Rumah Angkatan 12 Tahun 2021 yang berbasis online ,tidak hanya duduk manis menatap gawai mereka masing-masing. Diantara peserta ada yang melakukan kegiatan fisik secara mandiri dan dilakukan masing-masing di sekitar kediaman mereka.
Baca juga: Social Place: Validitas Data Jadi Kunci Penting Penanganan Pandemi
Termasuk Selvi Vidiya mahasiswa fakultas Dakwah dan komunikasi ini melakukan kegiatan fisik berupa pembagian masker kepada warga disekitar rumah yang bertempatan di Dukuh Pagenjahan, Desa Kalierang, Brebes pada Jumat (13/8) lalu.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang merupakan upaya dalam menggalangkan program 3M yaitu menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker.
Kegiatan ini bermula dari sebuah kegelisahan, dimana masyarakat yang masih rendah akan kesadaran memakai masker selain karena memang rendah kesadaran, tapi masyarakat pedesaan dibenturkan pada keadaan dimana masker yang standar masih jarang ditemui ditoko-toko sekitar pedesaan.
Dengan adanya kegiatan ini respon positif banyak muncul dari masyarakat. Diantaranya yaitu Tarinah yang mengatakan bahwa pembagian masker ini dianggap masih perlu mengingat masker yang berstandar harus membeli dikota minimal di Indomaret.
Hal serupa juga dikatakan oleh Sutikno yang juga warga Dukuh Pagenjahan, beliau menuturkan bahwa pembagian masker ini sangat membant sekali dalam proses pencegahan virus Corona.
Harapan dari kegiatan ini yaitu sebagai mana yang diharapkan banyak orang, agar pandemi ini segera selesai dan kita semua melakukan kegiatan secara normal kembali. (*)