Wartacakrawala.com – Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN RDR 77 kelompok 57 UIN Walisongo Semarang yaitu sosialisasi akan pentingnya protokol kesehatan selama pandemi, sekaligus membagikan masker kepada warga sekitar secara gratis.
Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 31/10/2021 ini juga sangat didukung oleh Kepala Desa setempat.
“Saya senang dengan adanya mahasiswa KKN didesa pengkol ini, mudah-mudahan dapat memberikan manfaat bagi desa ini. Saya juga sepenuhnya mendukung seluruh kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN termasuk sosialisasi protokol kesehatan dan pembagian masker ini,” tutur Ikhsan selaku Kepala Desa setempat.
Baca juga: Dampak dan Cara Mencegah FOMO, Siswa Harus Memahami Cara Bersosmed
Sebagian besar penduduk desa ini memiliki pengetahuan yang sangat terbatas yakni hanya lulusan SD sehingga pengetahuannya dalam menjaga kesehatan masih dangkal.
Oleh karena itu, perlu adanya sosialisasi terkait hal ini untuk menambah pengetahuan masyarakat akan pentingnya menjaga protokol kesehatan dan mencegah penularan virus corona didesa tersebut.
Sosialisasi dan pembagian masker dilakukan secara langsung di lapangan dengan cara terjun langsung ke jalan-jalan desa dan mencari warga-warga yang beraktivitas tanpa mematuhi protokol kesehatan.
Masyarakat diajak berkomunikasi secara empat mata dari hati kehati agar pesan yang ingin disampaikan bisa tersampaikan dengan baik. Pesan yang disampaikan yaitu pentingnya memakai masker dan menjaga jarak selama pandemi.
Baca juga: Usung Konsep Go Green, Mahasiswa UIN Walisongo Bagikan Bibit Buah
Masyarakat sangat berterimakasih karena sudah diberikan masker secara gratis. Masyarakat juga sangat antusias dan senang dalam menerima masker gratis. Bahkan ada yang langsung dipakai saat itu juga.
“Maturnuwun ya nduk, iki langsung tak pake,” tutur salah satu warga.
Selain sosialisasi dan membagikan masker, mahasiswa KKN RDR 77 UIN Walisongo Semarang juga memasang tempat cuci tangan di tempat-tempat umum, misalnya mushola.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat tidak acuh lagi terhadap protokol kesehatan dan menyadari akan pentingnya menjaga kesehatan, terlebih dimasa pandemi. (*)
Penulis : Tilas Lestari