Wartacakrawala.com – Literasi dapat dipahami sebagai kemampuan dari seseorang dalam membaca dan menulis, dalam literasi tersebut juga di gunakan sebagai indikator dalam meningkatkan prestasi.
Permasalahan yang dihadapi Indonesia yakni rendahnya penguasaan literasi yang dibuktikan melalui survei Programme for International Student Assessment (PISA).
Literasi ialah kemampuan berbahasa yang dimiliki oleh seseorang dalam berkomunikasi “membaca, berbicara, menyimak dan menulis” dengan cara yang berbeda sesuai dengan tujuannya. Jika didefinisikan secara singkat, definisi literasi yaitu kemampuan menulis dan membaca (Elizabeth Sulzby, 1986).
Literasi tidak hanya sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi literasi bias berarti melek teknologi, politik, berpikir kritis, dan peka terhadapi lingkungan sekitar.
Menurut Kirsch & Jungeblut dalam buku Literasi: Profile of America’s Young Adult mendefinisikan literasi sebagai kemampuan seseorang dalam menggunakan informasi untuk mengembangkan pengetahuan sehingga mendatangkan manfaat bagi masyarakat.
Pentingnya kesadaran berliterasi sangat mendukung keberhasilan seseorang dalam menangani berbagai persoalan. Dengan kemampuan literasi, seseorang tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan tetapi juga bisa menjadikan pengalaman yang akan digunakan sebagai ajaran di masa yang akan datang.
Maka dari itu mahasiswa (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) PMM mengadakan program pentingnya literasi bagi generasi muda. Dalam program tersebut di laksanakan di SMPN Satu Atap yang terletak di Dusun Brau, Batu yang bertepatan pada hari Selasa, 16 November 2021 lalu.
Baca juga: Mahasiswa UMM Buat Program Pemberdayaan Usaha Mikro di Masa Pandemi
Melalui program tersebut mahasiswa memberikan sebuah pemahaman kepada siswa-siswi SMPN Satu Atap yang berkaitan dengan program dari PMM tersebut yaitu pentingnya akan kesadaran terhadap litersai sejak dini.
Dengan memberikan pehaman akan pentingnya kesadaran terhadap pentingnya literasi sejak dini tersebut, kemampuan berliterasi dari siswa-siswi SMPN Satu Atap dapat meningkat serta dapat mengoptimalkannya.
Sehingga siswa-siswi SMPN Satu Atap mendapatkan wawasan dan informasi yang baru serta kemampuan dalam memahami suatu informasi dapat meningkat.
Tidak hanya memberikan pemahaman tentang literasi, mahasiswa juga mengadakan lomba membaca dan menulis. Dalam lomba tersebut siswa-siswi SMPN Satu Atap diberikan tugas berupa menulis suatu cerita yang bertemakan tentang pengalaman pribadi.
Kemudian setelah cerita tersebut sudah terkumpul, catatan cerita tersebut di berikan ke siswa lain secara acak kemudian siswa tersebut di haruskan untuk menyampaikan cerita tersebut di depan kelas tanpa membawa naskah.
Dalam kegiatan tersebut siswa-siswi SMPN Satu Atap sangat antusias dalam mengikuti kegiatan lomba yang di adakan oleh mahasiswa PMM tersebut di karenakan adanya hadiah yang dapat memberikan semangat siswa-siswi SMPN Satu Atap tersebut.
Dengan diadakannya program tersebut, siswa-siswi SMPN Satu Atap menjadi lebih giat dalam belajar dan juga lebih semangat dalam menuntut ilmu, agar kelak dikemudian hari menjadi insan yang lebih baik dari hari kemarin. (*)