Wartacakrawala.com – Mahasiswa KKN RDR angkatan 77 kelompok 58 UIN Walisongo Semarang adakan pembagian minuman penambah imun kepada santri di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang, Rabu (17/11).
Pembagian minuman penambah imun ini dilakukan setelah kegiatan kelas bahasa (Arab dan Inggris) selesai yaitu jam 07.00 pagi hari.
Pembagian minuman herbal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh santri di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.
Baca juga: Manfaatkan Sampah Plastik, Mahasiswa UIN Walisongo Ajak Anak Buat Kerajinan Tangan
Minuman penambah imun ini dibuat dari tanaman herbal yang bahan dasarnya seperti jahe, kunyit, dan sereh.
Manfaat dari minuman herbal ini diantaranya dapat menjaga metabolisme tubuh, dapat membantu mempertahankan kekebalan tubuh, serta dapat digunakan sebagai pengobatan alami.
Cara pembuatan minuman herbal ini juga dibilang sangat mudah dan dapat dipraktikkan oleh semua orang.
Adapun cara pembuatannya jahe dan kunyit masing-masing setengah kilogram kemudian dihaluskan dengan cara diblender, kemudian empat sereh ditumbuk ujungnya, selanjutnya jahe dan kunyit dicampurkan dengan air mendidih, setelah itu masukkan gula merah dan sereh yang diikat. Kemudian tunggu hingga matang dan siap dihidangkan.
Baca juga: Dukun Peran Ibu, Mahasiswa UIN Walisongo Ikuti Sosialisasi Pemberdayaan Perempuan
“Bagi-bagi minuman herbal ini dilakukan dalam rangka berbagi sesama dan bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh serta untuk menjaga stamina para santri,” ujar Wildan Solehuddin selaku koordinator KKN RDR angkatan 77 kelompok 58
Ada sekitar 200 santri menikmati minuman herbal ini yang disediakan dalam cup gelas.
“Minuman herbal dapat membuat tubuh menjadi lebih segar, hangat, dan lebih bertenaga,” ujar Naja salah satu santri putri Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang
Tujuan pembagian minuman penambah imun atau herbal ini kepada santri di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang sebagai ikhtiar agar semakin sehat, kuat, dan semangat dalam menghadapi virus Covid-19. (*)