Wartacakrawala.com – Dalam rangka melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat, Mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang memberikan pelatihan kepada anak – anak tentang pengolahan sampah non-organik yaitu sedotan plastik, Minggu (31/01).
Banyak kerisauan dari kalangan pecinta lingkungan akan bahayanya pencemaran sampah plastik belakangan ini, termasuk warga Desa Kecapi, Kec. Tahunan, Kab. Jepara, Prov. Jawa tengah.
Mahasiswa KKN UIN Walisongo mengadakan pelatihan pembuatan kerajinan dari sedotan plastic di Desa Kecapi. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak yang tujuannya untuk memberikan pondasi awal kepada anak-anak untuk sadar bahwa betapa bahayanya limbah plastik dan memanfaatkan limbah plastik terutama limbah sedotan plastik untuk dibuat kerajinan.
Baca baca: Ormawa UNARS Galang Dana untuk Korban Banjir Jember
Kegiatan pelatihan pengolahan limbah plastik tersebut mendapat respon yang sangat baik dari warga desa Kecapi. Dengan adanya kegiatan pelatihan tersebut, sedikit banyak mengurangi limbah yang ada terutama limbah sedotan plastik yang banyak berceceran di jalan bekas jajanan anak-anak, dan juga mendapat respon baik dari anak-anak yang berpatisipasi di dalamnya sehingga kegiatan pelatihan tersebut berjalan dengan seru.
Muhammad Haris Ibnu Malik selaku salah satu anggota KKN yang menjadi pelatih pembuatan kerajian dari limbah sedotan mnayatakan bahwa “sangat efektif mengadakan pelatihan tersebut, selain mengurangi limbah plastic yang ada juga dapat menumbuhkan jiwa kreatif pada anak-anak,” paparnya. (*)