Wartacakrawala.com – Mahasiswa KKN kelompok 57 UIN Walisongo Semarang yang dikoordinatori oleh Neli Syihatun Fitria menggalakkan pembuatan pupuk organik kepada Ibu-Ibu PKK.
Kegiatan yang berlangsung tanggal 31/10/2021 ini diikuti oleh Ibu-Ibu PKK dukuh Cimerak dan Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kelompok 57 sebagai penyelenggara kegiatan.
Pupuk yang dibuat menggunakan bahan kearifan lokal yang banyak ditemui disini yaitu sekam padi.
Baca juga: Lakukan KKL, Mahasiswa UM Berikan Sumbangsih pada Pendidikan
Sebagian besar masyarakat disini bekerja sebagai petani, sehingga jumlah sekam padi disini sangat melimpah. Sekam padi tergolong ramah lingkungan dan mudah ditemukan disini. Sekam padi didapatkan dari petani disini.
Sebelumya padi yang dipanen hanya dimanfaatkan berasnya untuk dijual dan sebagian dikonsumsi sendiri. Sementara batang padi digunakan sebagai pakan ternak. Sekam padi seringkali dianggap sebagai sampah dan belum dimanfaatkan secara maksimal.
Pengetahuan masyarakat disini masih kurang terkait manfaat dari sekam padi yang sebenarnya dapat dimanfatkan untuk mendukung pertanian disini. Hal inilah yang mendorong kegiatan pelatihan pembuatan pupuk ini perlu dilaksanakan.
“Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari kelompok KKN kami yang diharapkan dapat bermanfaat untuk warga disini. Insyaallah ilmu ini nanti bisa ditularkan kepada warga masyarakat yang lain juga,” tutur Neli selaku koordinator dari kegiatan ini.
Baca juga: Kelompok 41 KKN UIN Walisongo Bagikan Masker Gratis
Penyuluhan pembuatan pupuk organik ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan warga dukuh cimerak yang sebagian besar adalah petani sekaligus memanfaatkan sekam padi yang seringkali jarang dimanfaatkan.
Produk dari pupuk ini nantinya akan didistribusikan ke taman hidroponik milik ibu-ibu PKK dan digunakan untuk menanam sayuran dalam polybag.
“Bagus sekali kegiatan seperti ini dapat menambah pengetahuan kami disini. Seneng banget rasanya bisa mengikuti pelatihan ini. Sekarang saya bisa menanam sayur dirumah sendiri, jadi bisa ngirit pengeluaran belanja,” tutur Bu Ratna selaku ketua Ibu-ibu PKK dukuh Cimerak. (*)
Penulis : Tilas Lestari