YDSF Salurkan Karpet untuk Musholla di Kecamatan Pronojiwo Pasca Erupsi Semeru

Avatar
Mushollah Ar-Rohmah yang berada di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang
Mushollah Ar-Rohmah yang berada di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang

Wartacakrawala.com – Sebagai seorang muslim, sudah sewajarnya untuk selalu mengamalkan serta memahami apa yang diartikan sebagai sedekah jariyah.

Sedekah jariyah merupakan amalan yang memiliki manfaat yang sangat luar biasa. Pasalnya pahala yang di dapat oleh seseorang yang melakukan amalan tersebut tidak akan putus selama sedekah yang diberikan tetap memiliki kebermanfaatan bagi orang banyak dan memberikan tempat untuk selalu mendekatkan diri kepada allah.

“Dan jika ada seorang meninggal dunia, maka akan terputus amal kebaikannya kecuali dalam tiga perkara, yaitu : ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah, doa anak yang sholeh dan mendoakannya. “ (HR. Muslim)

Salah satu amalan yang disebutkan dalam hadits tersebut yaitu sedekah jariyah, dalam implementasinya sedekah jariyah bisa dilakukan dalam berbagai macam cara, diantaranya adalah dengan membangun sebuah masjid ataupun memberikan fasilitas yang layak untuk diberikan kepada masyarakat yang dirasa membutuhkan.

“ Hanya orang yang memakmurkan masjid allah adalah orang yang beriman, serta mendirikan sholat, menunaikan ibadah zakat dan tidak takut kecuali kepada allah, maka mereka adalah orang-orang yang diharapkan masuk kedalam golongan orang yang akan mendapat petunjuk allah,” (QS At-Taubah: 18)

Baca juga: Sosok Inspiratif, Kegigihan Mbah Painem

Berdasarkan pedoman dua hadits tersebutlah, Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) Malang berupaya untuk memberikan aksi solidaritas dengan melakukan pembangunan infrastruktur berupa masjid dan juga penyaluran karpet serta sound system yang diletakkan di dalam Musholla.

Mushollah Ar-Rohmah yang berada di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang menjadi target penyaluran tim YDSF Malang, musholla dengan luas bangunan 7 x 7 m2 ini menjadi titik central ibadah umat islam yang ada di desa tersebut.

Namun pasca erupsi gunung semeru setahun silam, membuat musholla ini sudah tidak layak terpakai, ditambah lagi fasilitas nya pun juga terbatas.

Pasca erupsi gunung semeru, Musholla ini berangsur angsur membaik dengan berbagai macam bantuan fisik maupun non fisik. Dalam kesempatan yang sama tim YDSF Malang juga memberikan sedikit bantuan berupa karpet yang dapat digunakan oleh masyarakat setempat untuk beribadah.

Hingga saat ini Musholla An Nur menjadi lebih baik dan mendatangkan jama’ah yang lebih banyak dari sebelumnya.

Selain mendapatkan kesempatan untuk meberikan penyaluran berupa karpet, YDSF juga memberikan pembangunan infrastruktur berupa musholla. Sama seperti Namanya, Musholla Al Falah berdiri pasca erupsi Gunung Semeru di atas tanah waqaf.

Bukan tanpa sebab, berdirinya Musholla Al Falah memiliki tujuan untuk menfasilitasi warga desa yang sebelumnya mengeluhkan akses yang jauh untuk melakukan ibadah.

Dengan begitu, berdirinya Mushollah Al-Falah, kini membuat warga begitu aktif memakmurkan mushollah ini, mulai dari shalat berjamaah, belajar mengaji, hingga mengkhatamkan Al-Quran bersama-sama.

Total
0
Shares
0 Share
0 Tweet
0 Pin it
0 Share
0 Share
0 Share
0 Share
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post
Pelaksanaan Dialog FKPM2 dengan tema kontribusi pemuda dan mahasiswa dalam aspek sosial dan ekonomi pasca pandemi covid 19

Adakan Dialog, FKPM2 Bedah Kontribusi Pemuda dan Mahasiswa dalam Aspek Sosial dan Ekonomi Pasca Pandemi

Next Post
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke 76 tanggal 1 Juli 2022, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta ziarah ke makam pahlawan

Ziarah Makam Pahlawan, Kapolda Jatim Sempatkan Berdoa di Makam Sang Kakek

Related Posts
Total
0
Share